Pada konteks komunikasi ada dua konsep menyusun komunikasi persuasi yang sangat efektif untuk membangun kepahaman dan efektif di gunakan yaitu retorika karya dari Aristoteles dan de orator karya cicero.
Pada dasarnya retorika ini menjadi pelengkap untuk mengoptimalkan penulisan pidato yang akan di buat pada konsep retorika sebagai berikut :
1. Etos (kredibilitas)
Pada posisi etos yang akan di gunakan adalah kredibilitas, jika bicara tentang penyakit siapa yang perlu membahas jelas dokter. Pada posisi ini dokter yang kredibilitasnya sudah teruji.
2. Patos (Emosi)
Patos itu bentuk dari emosi yang di bentuk oleh pembawa pidato untuk mempu mengartikulasikan perasaannya untuk bisa sampai pada pendengar. Biasanya bisa di kuatkan dengan membaws pengalaman tertentu yang bisa di rasakan banyak orang.
3. Logos (logika)
Pesan yang di sampaikan oleh pembawa pidato harus bisa di nalar oleh logika dan di anggap rasional.
Pada konsep retorika punya penekanan pada 3 konsep tersebut, jika bicara Cicero punya konsep urutan yang harus di sampailan oleh seorang pembawa pidato sebagai berikut :
1. Exodum (pendahuluan)
2. Naratio (isi)
3. Confirmatio (argumen penguat)
4. Reputatio ( Pertimbangan / Refleksi)
5. Parratio ( Penutup)
Pada dasarnya konsep yang di tawarkan Cicero memudahkan pendengar pidato untuk menangkap konteks pidato dengan mudah, hal ini menjadi rumus andalan yang bisa di gunakan di banyak pidato.